Dilema Cinta Nabi Ibrahim
Kebingungan mengambil satu keputusan dari dua pilihan adalah hal biasa. Setiap insan pernah dan mungkin akan mengalaminya lagi. Situasi yang sulit tapi satu alternatif tetap harus disabit. Kondisi yang berat tapi satu pilihan tetap harus dilaksanakan.
Dilema bisa terjadi pada semua relung kehidupan, termasuk dalam urusan percintaan. Memilih satu di antara dua yang dicintai. Tidak ada jalan tengah. Satu diambil, satu ditinggalkan. Tertutup ruang tawar-menawar. Harus tega. Tidak boleh ragu ataupun bimbang. Padahal, keduanya sangat disayang.
Nabi Ibrahim pernah mengalami dilema cinta antara keluarga dan Pencipta jagat raya. Berat luar biasanya. Cinta murni pada anak dan istri harus berhadapan dengan perintah Pencipta jagat raya untuk meninggalkan keduanya di tanah datar kering kerontang. Cinta yang meluap pada anak harus berhadapan pada perintah Pencipta jagat raya untuk mengorbankannya jadi sembelihan.
Berat dirasakan Nabi Ibrahim, tapi keputusan tetap harus diambil. Akal sehat dan iman difungsikan. Syahwat dikesampingkan. Bisikan syetan dilawan dan diabaikan. Nabi Ibrahim sadar bahwa cinta kepada Pencipta jagat raya akan merambatkan gelombang perlindungan kepada keluarga. Sejarah dalam Al-Quran mencatat kebenaran dari keputusan Nabi Ibrahim ketika dilanda dilema cinta.
https://pmb.staipersisgarut.ac.id
Prodi BKPI STAI Persis Garut membuka kesempatan bagi semua kalangan untuk sama-sama belajar memahami hakikat cinta yang sesungguhnya.
http://bkpi.staipersisgarut.ac.id
https://instagram.com/bkpi_staipigarut?igshid=MmJiY2I4NDBkZg==
Baca Selanjutnya

Mengubah Iri Hati Demi Meraih Ridho Ilahi
Imam Hasan Al-Bashri bertutur, "maa khalaa jasadun min hasadin, walaakin, al-kariimu yukhfiihi wal-laiimu yubdiihi" [tidak ada jasad yang terbebas dari hasad, tetapi orang yang mulia akan…
Selengkapnya
Biarkan Realita Jadi Juru Bicara!
Setiap insan punya keinginan, rencana, dan cita-cita. Itu pasti. Tapi, tidak ada seorang pun yang tahu sebelum segalanya terjadi. Itu rahasia Ilahi. Semua boleh saja memprediksi. Menganalisa dari…
Selengkapnya
Psikologi Anak Yatim
Melewati tahun kesepuluh dalam “membersamai” warga Ma’had Tahfizh Al-Furqan Garut, dihadapkan pada amanah besar. Tahun lalu, lima belas anak yatim dihadirkan Allah menjadi warga Ma’had. Pertengahan…
Selengkapnya